Cahaya banyuwangi.net
Ilmu
Bitly
Kamis, 06 Juli 2023
Kamis, 07 Februari 2019
Minggu, 08 April 2018
Hukum membongkar kuburan untuk otopsi(untuk kesaksian)
ﺍﻟﺴﻼﻡ ﻋﻠﻴﻜﻢ ﻭﺭﺣﻤﺔ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺑﺮﻛﺎﺗﻪ
Kami ucapkan salam silaturrohim kepada seluruh ummat muslim di manapun berada, semoga allah selalu memberikan rahmat pada kita dan semoga kita di selamat dari siksa kubur amiin.. pada dasarnya membongkar kuburan orang muslim dengan tidak adanya tujuan itu haram, mengapa begitu..?!
karna keharaman tersebut untuk memulyakan mayat tersebut,
haram juga membongkar atau membuat lubang kuburan lagi sedangkan kuburan yang lama masih belum membusuk mayatnya.
begitu juga mayatnya yang sudah terlajur tidak di kafani atau sudah di kafani tapi dengan memakai kafan sutra, ini juga gak perlu di bonkar lagi.
Ada beberapa alasan-alasan boleh membongkar kuburan sebagai berikut:
1. mayat yang tidak di sucikan atau belum disucikan baik itu belum di mandikan atau belum dihilangkanya najis yang berada pada mayat tersebut.
2. Mayat tidak menghadap pada kiblat.
3. kafan/pakaian mayat tersebut di hasilkan dari ghosob ( pakaian orang lain dengan tanpa izin).
4. Mayat yang di kubur pada tanah yang ghoshoban(tanah orang lain dan belum minta izin pada pemiliknya)
5.dalam kubur mayat tersebut ada suatu harta yang jatuh di situ.
6. mayat tersebut di ketahui menelan harta orang lain sedangkan orang yang mempunyai harta tersebut menginginkan harta tersebut dan itu juga wajib membedah perutnya.
7. Mayat yang lagi hamil(ada janin atau anak di dalamnya) sedangkan anak tersebut bisa di harapkan hidupanya.
8. Dapat di ketahui pada kuburan tersebut mudah longsor atau terlalu empuk bumi tersebut untuk mayat tersebut.
9. mudah terkena banjir sekiranya kuburan atau mayit tersebut akan ikut terhanyut.
10. Mayat oarang kafir yang di kubur di tanah haram.
11. di butuhkan untuk kesaksian karna hubungan sifat-sifatnya pada mayit.
12. dukun nasab yang menemukan sesuatu pada mayat untuk menunjukkan sesuatu dari dua orang yang beda pendapat.
dari urutan di atas sampai terakhir ada kalanya mayat tersebut sudah menjadi mumi(tengkorak) ada kalanya yang masih belum membusuk.
keterangan ini saya ambil dari kitab minhajul qowim karangan imam ibnu hajar al-haitami
halaman 103.
ﻭﻛﺬﺍ ﻳﺠﺐ ﺷﻖ ﺟﻮﻑ ﻣﻦ ﻣﺎﺗﺖ ﻭﻓﻴﻪ ﺟﻨﻴﻦ ﺭﺟﻴﺖ ﺣﻴﺎﺗﻪ ﻭﻳﻨﺒﺶ ﺍﻳﻀﺎ ﺍﻥ ﻟﺤﻘﻪ ﺑﻌﺪ ﺍﻟﺪﻓﻦ ﻧﺤﻮ ﻧﺪﺍﻭﺓ ﺍﻭ ﺳﻴﻞ ﺍﻭ ﺩﻓﻦ ﻛﺎﻓﺮ ﺑﺎﻟﺤﺮﻡ ﺍﻭ ﺍﺣﺘﻴﺞ ﻟﻤﺸﺎﻫﺪﺗﻪ ﻟﻠﺘﻌﻠﻴﻖ ﻋﻠﻰ ﺻﻔﺔ ﻓﻴﻪ ﺍﻭ ﻟﻜﻮﻥ ﺍﻟﻘﺎﺀﻑ ﻳﻠﺤﻘﻪ ﺑﺎﺣﺪ ﺍﻟﻤﺘﻨﺎﺯﻋﻴﻦ ﻓﻴﻪ
Cukup sekian dari kami apabila kurang jelas atau masalah lain bisa dikolom komentar atau ke gmail kami
ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ ﻋﻠﻴﻜﻢ ﻭﺭﺣﻤﺔ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺑﺮﻛﺎﺗﻪ
Kami ucapkan salam silaturrohim kepada seluruh ummat muslim di manapun berada, semoga allah selalu memberikan rahmat pada kita dan semoga kita di selamat dari siksa kubur amiin.. pada dasarnya membongkar kuburan orang muslim dengan tidak adanya tujuan itu haram, mengapa begitu..?!
karna keharaman tersebut untuk memulyakan mayat tersebut,
haram juga membongkar atau membuat lubang kuburan lagi sedangkan kuburan yang lama masih belum membusuk mayatnya.
begitu juga mayatnya yang sudah terlajur tidak di kafani atau sudah di kafani tapi dengan memakai kafan sutra, ini juga gak perlu di bonkar lagi.
Ada beberapa alasan-alasan boleh membongkar kuburan sebagai berikut:
1. mayat yang tidak di sucikan atau belum disucikan baik itu belum di mandikan atau belum dihilangkanya najis yang berada pada mayat tersebut.
2. Mayat tidak menghadap pada kiblat.
3. kafan/pakaian mayat tersebut di hasilkan dari ghosob ( pakaian orang lain dengan tanpa izin).
4. Mayat yang di kubur pada tanah yang ghoshoban(tanah orang lain dan belum minta izin pada pemiliknya)
5.dalam kubur mayat tersebut ada suatu harta yang jatuh di situ.
6. mayat tersebut di ketahui menelan harta orang lain sedangkan orang yang mempunyai harta tersebut menginginkan harta tersebut dan itu juga wajib membedah perutnya.
7. Mayat yang lagi hamil(ada janin atau anak di dalamnya) sedangkan anak tersebut bisa di harapkan hidupanya.
8. Dapat di ketahui pada kuburan tersebut mudah longsor atau terlalu empuk bumi tersebut untuk mayat tersebut.
9. mudah terkena banjir sekiranya kuburan atau mayit tersebut akan ikut terhanyut.
10. Mayat oarang kafir yang di kubur di tanah haram.
11. di butuhkan untuk kesaksian karna hubungan sifat-sifatnya pada mayit.
12. dukun nasab yang menemukan sesuatu pada mayat untuk menunjukkan sesuatu dari dua orang yang beda pendapat.
dari urutan di atas sampai terakhir ada kalanya mayat tersebut sudah menjadi mumi(tengkorak) ada kalanya yang masih belum membusuk.
keterangan ini saya ambil dari kitab minhajul qowim karangan imam ibnu hajar al-haitami
halaman 103.
ﻭﻛﺬﺍ ﻳﺠﺐ ﺷﻖ ﺟﻮﻑ ﻣﻦ ﻣﺎﺗﺖ ﻭﻓﻴﻪ ﺟﻨﻴﻦ ﺭﺟﻴﺖ ﺣﻴﺎﺗﻪ ﻭﻳﻨﺒﺶ ﺍﻳﻀﺎ ﺍﻥ ﻟﺤﻘﻪ ﺑﻌﺪ ﺍﻟﺪﻓﻦ ﻧﺤﻮ ﻧﺪﺍﻭﺓ ﺍﻭ ﺳﻴﻞ ﺍﻭ ﺩﻓﻦ ﻛﺎﻓﺮ ﺑﺎﻟﺤﺮﻡ ﺍﻭ ﺍﺣﺘﻴﺞ ﻟﻤﺸﺎﻫﺪﺗﻪ ﻟﻠﺘﻌﻠﻴﻖ ﻋﻠﻰ ﺻﻔﺔ ﻓﻴﻪ ﺍﻭ ﻟﻜﻮﻥ ﺍﻟﻘﺎﺀﻑ ﻳﻠﺤﻘﻪ ﺑﺎﺣﺪ ﺍﻟﻤﺘﻨﺎﺯﻋﻴﻦ ﻓﻴﻪ
Cukup sekian dari kami apabila kurang jelas atau masalah lain bisa dikolom komentar atau ke gmail kami
ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ ﻋﻠﻴﻜﻢ ﻭﺭﺣﻤﺔ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺑﺮﻛﺎﺗﻪ
Hukum Berhentinya darah haid atau nifas pada waktu sholat
ﺍﻟﺴﻼﻡ ﻋﻠﻴﻜﻢ ﻭﺭﺣﻤﺔ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺑﺮﻛﺎﺗﻪ
Kami ucapkan salam silaturrohim kami kepada seluruh ummat islam di manapun berada dan semoga allah selalu melimpahkan rahmat dan rizqi yang halal kepada kita sehingga bisa ibadah dengan iatiqomah amiin.
Dengan pentingnya bagi seorang perempuan tentang mengetahu darah haid, nifas dan istihadhoh kali ini kami menyampaikan tentang seseorang perempuan yang lagi haid atau nifas sedangkan habisnya darah haid atau nifas berada pada waktu sholat.
tentang waktu sholat yang kami maksud disini bukan ketika melaksanakan sholat lalu berhenti atau habis darahnya orang perempuan trsbt, akan tetapi yang kami maksud disini adalah;
dalam satu hari satu malam kita diwajibkan sholat, kemudian dalam 24 tersebut ada waktu wajib sholat ada waktu tidak wajib sholat.
contoh: setelah tergelincirnya matahari sampai terbitnya matahari dari arah timur adalah waktu wajib solat(dhuhur, asar, magrib, isya', subuh). waktu tidak wajib sholat adalah seperti kita ketahui di mulai dari terbitnya matahari sampai istiwa'(matahari lurus diatas kita) tapi juga jangan salah ada kewajiban qodho' bila meninggalkanya.
kemudian sholat lima waktu tersebut di bagi menjadi dua; awal waktu dan akhir waktu, boleh jama'(dhuhur dengan asar dan magrib dengan isya') dan tidak boleh jama'(subuh) kemudian boleh qosor(dhuhur, asar, isya') dan tidak boleh qosor(magrib dan subuh) kemudian ada jama' taqdim(sholat dhuhur dan sholat asar di kumpulkan pada waktu dhuhur atau sholat magrib dan sholat isya' dikumpulkan pada waktu sholat magrib) dan juga jama' takhir(sholat dhuhur dan sholat asar dikumpulkan pada waktu sholat asar atau sholat magrib dan sholat isya' dikumpulkan waktu sholat isya').
dari penjelasan di atas, kita terdapat suatu gambaran apabila seorang perempuan yang lagi haid atau nifas kemudian berhentinya atau habisnya darah tersebut pada waktu sholat yang tidak boleh di jama' atau yang boleh di jama' tapi habisnya darah tersebut masih pada waktu solat yang awal/tempat waktu sholat berupa jama' taqdim(duhur atau magrib) dengan sekiranya cukup untuk melafadkan allahuakbar maka dia wajib qodho' satu waktu saja.
contoh; ada seorang perempuan haid atau nifas, kemudian berhenti pada waktu subuh atau duhur atau magrib, kemudian dalam wanktu tersebut hampir habis waktunya sedangkan waktu tersebut masih bisa bersuci dan cukup untuk melafadkan allahuakbar, maka dia wajib qodhok solat tersebut dan tidak wajib qodho' solat sebelumnya.
berbeda dengan orang perempuan yang lagi haid atau nifas yang habisnya pada waktu sholat yang di bolehkan jama' maka dia wajib mengqhodo'i sholat tersebut dan sholat sebelumnya.
contoh; orang lagi haid atau nifas berhenti atau habis darahnya pada waktu ashar atau isya' sedangkan waktu tersebut hampirhabis sedangkan waktu tersebut cukum untuk bersuci dan melafadkan allahuakbar, maka dia wajib qhodo' ashar dan dhuhur atau qhodho' isya' dan magribnya. Refrensi kitab:
ﻓﺎﻥ ﻛﺎﻥ ﻓﻲ ﻭﻗﺖ ﺍﻟﺼﺒﺢ ﺍﻭ ﺍﻟﻈﻬﺮ ﺍﻭ ﺍﻟﻤﻐﺮﺏ ﻭﻟﻮ ﺑﻘﻲ ﻣﻨﻪ ﻗﺪﺭ ﻣﺎ ﻳﺴﻊ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻛﺒﺮ ﻭﺟﺐ ﻗﻀﺎﺀ ﺫﻟﻚ ﺍﻟﻔﺮﺽ ﻭﺍﻥ ﻛﺎﻥ ﻓﻲ ﻭﻗﺖ ﺍﻟﻌﺼﺮ ﺍﻭ ﺍﻟﻌﺸﺎﺀ ﻭﻟﻮ ﺑﻘﻲ ﻣﻨﻪ ﻗﺪﺭ ﻣﺎ ﻳﺴﻊ ﻭﺟﺐ ﻗﻀﺎﺀ ﺫﻟﻚ ﺍﻟﻔﺮﺽ ﻭﺍﻟﺬﻯ ﻗﺒﻠﻪ ﻭﻫﻮ ﺍﻟﻈﻬﺮ ﺍﻭ ﺍﻟﻤﻐﺮﺏ
keterangan ini kami ambil dari kitab sulamunajah, halaman 15.
Sedikit saran dari kami untuk orang perempuan; perhatikan sholat anda dengan mengetahui tentang darah yg keluar pada diri anda (haid, nifas, istihadhoh, wiladah) agar anda semakin taat beribadah kepada allah.
cukup sekian dari kami mohon maaf bila kurang memahamkan(apabila kurang faham bisa kirim gmail kami.
ﺍﻟﺴﻼﻡ ﻋﻠﻴﻜﻢ ﻭﺭﺣﻤﺔ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺑﺮﻛﺎﺗﻪ
Kami ucapkan salam silaturrohim kami kepada seluruh ummat islam di manapun berada dan semoga allah selalu melimpahkan rahmat dan rizqi yang halal kepada kita sehingga bisa ibadah dengan iatiqomah amiin.
Dengan pentingnya bagi seorang perempuan tentang mengetahu darah haid, nifas dan istihadhoh kali ini kami menyampaikan tentang seseorang perempuan yang lagi haid atau nifas sedangkan habisnya darah haid atau nifas berada pada waktu sholat.
tentang waktu sholat yang kami maksud disini bukan ketika melaksanakan sholat lalu berhenti atau habis darahnya orang perempuan trsbt, akan tetapi yang kami maksud disini adalah;
dalam satu hari satu malam kita diwajibkan sholat, kemudian dalam 24 tersebut ada waktu wajib sholat ada waktu tidak wajib sholat.
contoh: setelah tergelincirnya matahari sampai terbitnya matahari dari arah timur adalah waktu wajib solat(dhuhur, asar, magrib, isya', subuh). waktu tidak wajib sholat adalah seperti kita ketahui di mulai dari terbitnya matahari sampai istiwa'(matahari lurus diatas kita) tapi juga jangan salah ada kewajiban qodho' bila meninggalkanya.
kemudian sholat lima waktu tersebut di bagi menjadi dua; awal waktu dan akhir waktu, boleh jama'(dhuhur dengan asar dan magrib dengan isya') dan tidak boleh jama'(subuh) kemudian boleh qosor(dhuhur, asar, isya') dan tidak boleh qosor(magrib dan subuh) kemudian ada jama' taqdim(sholat dhuhur dan sholat asar di kumpulkan pada waktu dhuhur atau sholat magrib dan sholat isya' dikumpulkan pada waktu sholat magrib) dan juga jama' takhir(sholat dhuhur dan sholat asar dikumpulkan pada waktu sholat asar atau sholat magrib dan sholat isya' dikumpulkan waktu sholat isya').
dari penjelasan di atas, kita terdapat suatu gambaran apabila seorang perempuan yang lagi haid atau nifas kemudian berhentinya atau habisnya darah tersebut pada waktu sholat yang tidak boleh di jama' atau yang boleh di jama' tapi habisnya darah tersebut masih pada waktu solat yang awal/tempat waktu sholat berupa jama' taqdim(duhur atau magrib) dengan sekiranya cukup untuk melafadkan allahuakbar maka dia wajib qodho' satu waktu saja.
contoh; ada seorang perempuan haid atau nifas, kemudian berhenti pada waktu subuh atau duhur atau magrib, kemudian dalam wanktu tersebut hampir habis waktunya sedangkan waktu tersebut masih bisa bersuci dan cukup untuk melafadkan allahuakbar, maka dia wajib qodhok solat tersebut dan tidak wajib qodho' solat sebelumnya.
berbeda dengan orang perempuan yang lagi haid atau nifas yang habisnya pada waktu sholat yang di bolehkan jama' maka dia wajib mengqhodo'i sholat tersebut dan sholat sebelumnya.
contoh; orang lagi haid atau nifas berhenti atau habis darahnya pada waktu ashar atau isya' sedangkan waktu tersebut hampirhabis sedangkan waktu tersebut cukum untuk bersuci dan melafadkan allahuakbar, maka dia wajib qhodo' ashar dan dhuhur atau qhodho' isya' dan magribnya. Refrensi kitab:
ﻓﺎﻥ ﻛﺎﻥ ﻓﻲ ﻭﻗﺖ ﺍﻟﺼﺒﺢ ﺍﻭ ﺍﻟﻈﻬﺮ ﺍﻭ ﺍﻟﻤﻐﺮﺏ ﻭﻟﻮ ﺑﻘﻲ ﻣﻨﻪ ﻗﺪﺭ ﻣﺎ ﻳﺴﻊ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻛﺒﺮ ﻭﺟﺐ ﻗﻀﺎﺀ ﺫﻟﻚ ﺍﻟﻔﺮﺽ ﻭﺍﻥ ﻛﺎﻥ ﻓﻲ ﻭﻗﺖ ﺍﻟﻌﺼﺮ ﺍﻭ ﺍﻟﻌﺸﺎﺀ ﻭﻟﻮ ﺑﻘﻲ ﻣﻨﻪ ﻗﺪﺭ ﻣﺎ ﻳﺴﻊ ﻭﺟﺐ ﻗﻀﺎﺀ ﺫﻟﻚ ﺍﻟﻔﺮﺽ ﻭﺍﻟﺬﻯ ﻗﺒﻠﻪ ﻭﻫﻮ ﺍﻟﻈﻬﺮ ﺍﻭ ﺍﻟﻤﻐﺮﺏ
keterangan ini kami ambil dari kitab sulamunajah, halaman 15.
Sedikit saran dari kami untuk orang perempuan; perhatikan sholat anda dengan mengetahui tentang darah yg keluar pada diri anda (haid, nifas, istihadhoh, wiladah) agar anda semakin taat beribadah kepada allah.
cukup sekian dari kami mohon maaf bila kurang memahamkan(apabila kurang faham bisa kirim gmail kami.
ﺍﻟﺴﻼﻡ ﻋﻠﻴﻜﻢ ﻭﺭﺣﻤﺔ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺑﺮﻛﺎﺗﻪ
Kamis, 06 Oktober 2016
Hukum basuh kedua tangan tiga kali tanpa tertib
االسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Trimakasih sebelumnya telah menghadiri blog kami, semoga kita semua tetap sehat wal 'afiat, rizqi lancar dan tetap iman dan taqwa kepada allah subhanahu wa ta'ala.
Wudu' menjadi syarat sahnya sholat, sedangkan dalam wudu' ada kesunnatan-kesunnatanya seperti basuh tangan, kumur dll.
Sedangkan dalam wudhu' tersendiri sala satunya kedua tangan. Seperti kita lihat sehari2× banyak orang yang melakukan wudhu' dengan melakukan sunnah-sunnahnya dalam wudhu' ketika membasuh kedua tangan akan tetapi prakteknya membasuh kedua tangan tersebut tidak tertib sedangkan ketertibanya menyelesaikan basuhan tangan satu dengan tiga kali lalu pindah ke tangan berikutnya.
Pertanyaan; apakah basuhan kedua tangan harus tertib?
Jawaban; tidak harus tertib
Refrensi; hasyiyyah jamal. Juz;1. Halaman; 127-128.
Sedangkan dalam wudhu' tersendiri sala satunya kedua tangan. Seperti kita lihat sehari2× banyak orang yang melakukan wudhu' dengan melakukan sunnah-sunnahnya dalam wudhu' ketika membasuh kedua tangan akan tetapi prakteknya membasuh kedua tangan tersebut tidak tertib sedangkan ketertibanya menyelesaikan basuhan tangan satu dengan tiga kali lalu pindah ke tangan berikutnya.
Pertanyaan; apakah basuhan kedua tangan harus tertib?
Jawaban; tidak harus tertib
Refrensi; hasyiyyah jamal. Juz;1. Halaman; 127-128.
ثم رايت في سم على الحج ما نصه وفى قوله شرح الروض كاليدين اشارة الي ان تثليث اليدين لا يتوقف علي تثليث احداهما قبل الاخرى بل لو ثلثهما معا اي او مرتبا اجزاء ذلك فتاءمل وهذا المتجه اذ لا يشترط ترتيب انتهى
Itulah penjelasan kami tentang tentang hukum tidak ketertibanya membasuh kedua tangan. Cukup sekian dari kami
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Selasa, 04 Oktober 2016
Perbedaan pendapat ahli jum'at yang kurang 40
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Salam silaturrohim kami bagi ummat islam di manapun berada.
Mengingat tentang kewajiban bagi ummat islam pada hari jum'at untuk melaksanakan sholat jum'at, ummat islam harus tau syarat2× sahnya jum'atan.
Seperti judul diatas kami membahas tentang perbedaan pendapat tentang sah dan tidaknya jum'atan yang jumlahnya kurang dari 40 atau lebih.
Di jelaskan pada kitab assarqowi ala tahrir, juz 1, halaman 260, cetakan haromain sebagai berikut.
واعلم ان العلماء اختلفوا في العدد الذى تنعقد به الجمعة على خمسة عشر قولا ، (احدها ) تصح من الواحد رواه ابن حزم وعليه فلا تشترط الجماعة بل تصح فرادى، (الثانى) اثنان كالجماعه وهو قول النخعى واهل الظاهر، ( الثالث) اثنان مع الامام عند ابى يوسف ومحمد والليث (الرابع) ثلاثة معه عند ابى حنيفة وسفيان الثورى (الخامس) سبعة عند عكرمة (السادس) تسعة عند ربيعة (السابع) اثنا عشر عند ربيعة ايضا فى رواية (الثامن) مثله غير الامام عند اسحق (التاسع) عشرون فى رواية ابن حبيب عن مالك (العاشر) ثلاثون كذلك (الحادى عشر) اربعون بالامام عند الامام الشافعى (الثانى عشر) اربعون غير الامام عند الشافعى ايضا وبه قال عمر بن عبد العزيز وطاءفة فقول الشارح ولو بامام رد على هذا القول (الثالث عشر) خمسون عند احمد فى رواية وحكيت عن عمر بن عبد العزيز (الرابع عشر) ثمانون حكاه المازرى (الخامس عشر) جمع كثير من غير حصر ولعل هذا الاخير ارجحها من حيث الدليل نقله فى المواهب عن ابن حجر فى فتح البارى
Ada 15 pendapat tentang bilangan ke afsahanya solat jum'at. Kalau di kitab inganah ada 14 tapi yang kami terangkan di sini dari kitab assarqowi;
Pendapat ke
1. Menut ibnu hazem; jum'atan tak ada syarat untuk jama'ah- sah sholat jum'at sendiri (satu orang).
2. Koul annakho'i dan ahli dhohir; dua orang seperti jama'ah
3. Abu yusuf, muhammad dan allaits; dua oranga berseta imamnya.
4. Abu hanifah dan sufyan sauri; tiga orang beserta imamnya.
5. Ikrimah; Tuju orang menurut
6. Robi'ah; sembilan orang.
7. Robi'ah dalam riwayat lain ; 12 orang.
8. Ishaq; 12 orang selain imam.
9. Dalam riwayat ibnu habib dari malik; 20 orang.
10. Dalam riwayat ibnu habib dari malik ; juga Tiga puluh orang.
11. Imam syafi'i; 40 dengan imamnya.
12. Pendapat imam syafi'i juga; 40 selain imam.
13 imam ahmad dan riwayat di ceritakan dari umar bin abdul aziz; 50 orang.
14. Cerita dari al-mazari; 80 orang.
15. kumpulan yang banyak tanpa di hitung.
Itulah penjelasan kami,
Cukup sekian
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Minggu, 02 Oktober 2016
Hukum air jeding yang berbau karena bangkai ikan
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Trimajasih mengunjungi blog kami, semoga allah tetap memberi kesehatan pada kita dan dapat ber aktifitas semana biasanya amiin.
Kebiasaanyan masyarakat menaruh ikan dalam jeding merupakan hal biasa, karna dengan cara seperti itu air yang ada pada jeding kebersihanya dapat bertahan lama. Denagan adanya ikan tersebut biasanya kotoran-kotoran yang ada pada jeding di makan oleh ikan yang ada pada jeding tersebut. Contohnya ikan pembersih kaca atau yang lain. Akan tetapi juga tidak jarang ikang yang ada pada jeding mati membusuk dan baunya berubah anyir akibat bangkai tersebut.
Pertanyaan; apakah air kolam atau jeding yang baunya berubah anyir tersebut masih di kategorikan air suci dan mensucikan?
Jawaban; ya masih di kategorikan air suci dan mensucikan karena bangkai ikan tetep suci, dengan syarat bangkai tersebut tidak mengeluarkan cairan aroma busuk yang bisa menyatu pada air.
Refrensi; kitab hasyiyyah al-jamal. Juz:5 halaman; 270.
Pertanyaan; apakah air kolam atau jeding yang baunya berubah anyir tersebut masih di kategorikan air suci dan mensucikan?
Jawaban; ya masih di kategorikan air suci dan mensucikan karena bangkai ikan tetep suci, dengan syarat bangkai tersebut tidak mengeluarkan cairan aroma busuk yang bisa menyatu pada air.
Refrensi; kitab hasyiyyah al-jamal. Juz:5 halaman; 270.
فرع) استطرادي وقع السؤال عن بءر تغير ماؤها ولم يعلم لتغيره سبب ثم فتش فيها فوجد فيها سمكة ميتة واءحيل التغير عليها فهل الماء طاهر او متنجس والجواب ان الظاهر بل متعين الطهارة لان ميتة السمك طاهرة والمتغير بالطاهر لا يتنجس ثم ان لم ينفصل منها اجزاء تخالط الماء وتغيره فهو طهور لان تغيره بمجاور والا فغير طهور ان كثر التغير بحيث يمنع اطلاق اسم الماء عليه انتهى ع ش علي م ر
Itulah penjelasan dari kami,
Cukup sekian
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Langganan:
Komentar (Atom)




















